Aku Kamu Dan Dia-Revisi (16 maret 2011)
0 Colour Pages & 423 B/W Pages
Kategori: Novel
Harga: Rp 90000

Sebuah surat kaleng diterima Arief dua minggu lalu, dan berawal dari sanalah hal-hal tak menyenangkan mulai berdatangan. Setiap malam selama dua minggu itu dia bermimpi buruk tentang Emilia, dan itu bukan mimpi buruk biasa. Arief merasa Emilia seakan ingin memberitahunya sesuatu dalam mimpi-mimpi tersebut. Namun tidak demikian yang dikatakan oleh Dokter Ronny, seorang terapis hasil rekomendasi Gilang. Dia berusaha meyakinkan Arief bahwa mimpi merupakan gambaran perasaan seseorang yang tak dapat dirasakan saat sadar. Menurutnya, setiap gambaran yang dilihat Arief dalam mimpi tersebut adalah bentuk emosi yang selama ini tak bisa diungkapkan.

Dan Arief pun langsung memercayai analisa psikolog itu tanpa pikir panjang. Apalagi Gilang juga beranggapan sama, bahwa sebenarnya Arief belum bisa melupakan Emilia yang meninggal beberapa tahun silam akibat infeksi di jaringan otak kecilnya. Di lain pihak, Donita, kekasih Arief, tak beranggapan demikan. Dia lebih memercayai hal-hal yang sifatnya spiritual. Dia mengatakan pada Arief bahwa dalam mimpi-mimpi itu Emilia sedang berusaha berkomunikasi dengannya. Maka, suatu hari, Donita meminta Arief mengunjungi makam Emilia. Ajakan ke makam ternyata berbuntut panjang. Bersama Donita, Arief lalu pergi bertamu ke rumah Emilia. Dan disanalah kebenaran mulai terungkap.

Dimulai dari kesaksian orang tua Emilia bahwa puteri tunggal mereka meninggal karena dibunuh, Arief lekas menindak-lanjutinya. Dia mendatangi LP Cipinang untuk bertatap muka langsung dengan si pembunuh, Antonius Joko. Dan, memang benar. Emilia ternyata mati dibunuh. Kenyataan itu tak hanya didapat dari pernyataan Antonius Joko saja, tapi juga berdasarkan arsip kepolisan berikut foto-foto kejadian pembunuhan tersebut. Hal-hal yang berikutnya terjadi semakin memutar-balikkan seluruh fakta tentang ingatan Arief selama lima tahun terakhir hidupnya. Yang paling mengejutkan adalah dia akhirnya menyadari bahwa sesungguhnya dirinya tak seperti yang dia pikirkan selama ini.



You May Also Like
 

Review
 
kelam dan penuh misteri

Write A Review
 
Name
 
Email
 
Review
Captcha