Bocah-Bocah Pirikan: Refleksi 20 Tahun SMA Taruna Nusantara
0 Colour Pages & 296 B/W Pages
Kategori: Pendidikan
Harga: Rp 60000

 

Buku ini bercerita tentang kisah inspiratif dari 45 alumni SMA Taruna Nusantara, atau "Bocah-bocah Pirikan" yang saat ini telah sukses berkiprah di berbagai bidang. Mereka mewakili seluruh angkatan alumni (sampai tahun 2010 berjumlah 18 angkatan) dan di berbagai sektor di seluruh Indonesia dan dunia: tentara, polisi, hakim, jaksa, pengacara, pegawai negeri, bankir, ilmuwan, pengusaha, penulis, seniman, aktivis, dan lain-lain. Nama mereka muncul melalui mekanisme pengusulan dan pemilihan oleh alumni yang lain. Dalam buku ini, mereka merefleksikan perjalanan hidup mereka, khususnya periode kehidupan unik di TN dan bagaimana pengalaman itu menjadi titik tonggak dalam meraih kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, negara dan dunia.
 
"Testimoni alumni yang saya baca di buku Bocah-Bocah Pirikan menegaskan bahwa pendidikan di SMA Taruna Nusantara telah membentuk pondasi sikap dan mental mereka di dunia kerja dan masyarakat" - Hj. Ani Bambang Yudhoyono

 



You May Also Like
 

Review
 
Satu hal lain yang membuat buku ini spesial adalah di beberapa halaman terdapat kutipan-kutipan penjelasan tentang penjelasan “sesuatu” hal (Ompreng, RPS, Rumah Pamong, Kudapan dll) yang menjadi sesuatu yang menarik serta tak dapat dilupakan saat mengenyam pendidikan di Lembah Tidar dulu, sehingga muncul rasa kangen untuk kembali kepada masa SMA. (http://nofaal.wordpress.com)
Aku merasa perlu untuk membaca buku itu, ironisnya karena aku membutuhkan kembali kepercayaan diri dan seluruh alasan untuk bertahan di jalan pilihanku. Kenapa buku itu? Karena, mengutip salah satu tulisan di dalamnya, kami tumbuh di kaki balairung yang sama. Pokoknya mengembalikan nyawa dan jiwa hidup yang sudah terkikis. Mungkin nasibnya bakal beda. Tapi paling tidak aku akan mencoba dengan kekuatan ekstra. Dan aku akan terus berdoa, Tuhan, beri aku ketetapan hati. Amin. (http://goodaysunlight.blogspot.com)
Buku BBP ini pun sering saya gunakan sebagai sarana rejuvinasi, jika sedang jenuh dengan pekerjaan yang sedang dilakukan, saya membaca lagi buku ini, merenungi kembali apa cita-cita saya saat sma dulu, meninjau sejauh mana usaha yang sudah dilakukan, dan membuat visi tentang apa saja yang masih harus saya tingkatkan. Buku BBP ini layak untuk dimiliki semua pembaca yang ingin menata diri untuk kehidupan lebih baik dimasa yang akan datang. (http://www.andiewicaksono.com)

Write A Review
 
Name
 
Email
 
Review
Captcha