Sejak Lafaz Buyung, di Langit Istana Merdeka
0 Colour Pages & 246 B/W Pages
Kategori: Novel
Harga: Rp 88000
Kisah berawal di Pantai Carocok Painan. Di tim elo pukat, ada pemuda tampan yang berbeda. Ia paling tampan sempurna bak guratan pahatan maha karya seni indah ala wajah Eropa Ialah Buyung. Mata Buyung berputar mencari suara TOLONG. Seorang gadis terdorong ke laut dan seorang lelaki yang mendorong juga ikut terjun kelaut. Buyung bak pahlawan membantu El Rumi hampir tenggelam dilaut, karena didorong oleh lelaki yang terganggu psikologinya . El Rumi gadis cantik mahasiswa Institut Pertanian di kota hujan Bogor, pada saat pertemuan mereka berdua masih suasana libur semester. Sekarang El Rumi harus mempersiapkan diri dalam mengikuti agenda presentasi karya ilmiah, ramah tamah dengan Menteri Pendidikan dan upacara Tujuh belas Agustusan di Istana Negara. Hari ini El Rumi menuju Jakarta, tak disangka, takdir mempertemukan Buyung dan El Rumi kembali di pesawat menuju Jakarta. Setelah sampai bandara, El Rumi menyaksikan Buyung azan dan memimpin sholat jemaah. El Rum semakin jatuh cinta kepada Buyung. Buyung adalah anggota Kepolisian, Buyung membuka senjata, tampak seragam kepolisiannya jelas dari Balik jaketnya…Lapor Ya Allah, Hati saya sudah dicuri Pak Polisi itu. Buyung heroic dengan jurus silatnya menggagalkan aksi menyeludupan mafia narkoba di bandara. Al farabi adalah putra Mahkota dari kerajaan bisnis PT.Max Global Trading merupakan perusahaan raksasa yang memegang kontrak eksport cangkang. Al farabi adalah bagian dari aksi mafia, karena mafia dah tertangkap oleh Buyung Thalita adalah sahabat baiknya, menjemput El Rumi dibandara, mobil yang disetir El Rumi yakni mobil milik Thalita ditabrak dari belakang oleh mobil Sport mewah milik Al Farabi. Hal hasil mobil Thalita penyok di belakang El Rumi harus berurusan dengan Al farabi dan meminta ganti rugi. Al farabi menatap dalam bola mata El Rumi, cantik tanpa polesan make up, ia seperti bidadari yang barusan dijatuhkan malaikat dari syurga, untuk bertemu saya. Al farabi juga jatuh cinta kepada El Rumi. Namun ironinya, keluarga Al farabi harus menikah dengan wanita keturunan darah Minang. Di Istana Merdeka, Buyung mengungkapkan isi hatinya terhadap El Rumi. Langit Istana adalah saksinya ”Kau adalah bidadari Syurgaku, aku ingin berkeriput denganmu”Hati mereka berdua sudah tertambat sejak lafaz itu. Accident Bu Nuraini di istana Merdeka yang dibantu El Rumi , membawa El Rumi keperjodohannya dengan Al farabi. Acara pernikahan adat Minangkabau dah disiapkan rapi. Buyung datang ingin Melamar El Rumi ke orang tuanya. Namun El rumi hanya bisa membalas dengan tetesan air mata, karena sudah menjodohkan dengan Al farabi, pernikahan mereka dalam hitungan hari. Buyung bertekad menggagalkan pernikahan mereka, karena permohonan El Rumi. Buyung berusaha memecah tekateki masa lalunya yang sangat berkaitan dengan perusahaan milik kelarga Al farabi yakni PT Max Global Trading. Buyung berhasil mencuri dokumen rahasia keluarga Haidar, asset perusahaan dihibahkan secara licik ke tangan Haidar setelah membunuh istri Mr. Max Gillingham dan anaknya Buyung Gillingham. Untung saja malam itu ibu kandung Buyung segera menyerahkan nya ke ibu yang membesarkannya sekarang. Alibi Buyung mengatakan, pria yang menceburkan El Rumi ke laut adalah Mr. Max Gillingham, ayah kandung Buyung. Buyung bekerja keras membongkar kejahatan keluarga Haidar dibantu Kesatuan Polres Pesisir Selatan Kota Painan. Dan yang pasti, Buyung berhasil menikahi El Rumi, bidadari syurga pilihannya dan mempersembahankan hafakan surat Ar rahman sebagai mahar pernikahan mereka.


You May Also Like
 

Review
 
No review yet. Be the first to review this book!

Write A Review
 
Name
 
Email
 
Review
Captcha