Itu Bukan Biru
0 Colour Pages & 112 B/W Pages
Kategori: Kumpulan Cerpen
Harga: Rp 35000

"Bersiaplah  tersesat dalam labirin cerita dari Nabila, sebelum akhirnya bermuara pada kesejatian. Selain seorang pencerita yang lincah berkata-kata, Nabila juga seorang pengamat yang kerap memungut remah-remah hidup yang luput dari pandangan banyak orang. Lalu mentransformasikannya menjadi kisah yang unik" - Feby Indirani – Penulis Clara’s Medal dan Perkara Mengirim Senja

 “Aku mengingat semuanya. Hari ini kakiku membawa kembali ia kedalam memori.” – Memori di Langkah Kaki

 “Percayakah kau, jika sebuah hati yang sekeras batu pun dapat menemukan hati lain sebening dan sejernih air yang dapat tulus menerimanya?” – Tentang Ia

 “Pertunjukkan usai. Pesulap tak dapat tepuk tangan dan pujian. Ini masa depan.” – Simsalabim!

 “Aku mengalah pada adidayanya. Aku hanya nampak seperti bayangan yang tak pernah mampu menggapai sang tuan.” – Cahayaku Hanya Bayangan

 “Kuambil kertas, kutulis surat dan kulipat. Kuharap angin mau membawanya. Entah pada Tuhan atau pada awan.” – Titip Salam untuk Awan

 “Bagiku, hujan tak pernah berwarna. Kami resmi tak sependapat.“ – Itu Bukan Biru

 

 



You May Also Like
 

Review
 
No review yet. Be the first to review this book!

Write A Review
 
Name
 
Email
 
Review
Captcha